Udah lama nih gak post lagi. Hbis gak ada
waktu sih, waktu gue mepet banget. Tapi tenang gue bakal ngepost deh.
Berdasarkan judul diatas kita akan mempelajari tentang PERKENALAN DALAM BAHASA
JEPANG
Untuk
memperkenalkan diri dalam Bahasa Jepang, biasanya kita mulai dengan mengucapkan
HAJIMEMASHITE yang biasanya kita terjemahkan dengan PERKENALKAN
(= dalam Bahasa Inggris menjadi "how do yo do?"). Setelah
mengucapkan HAJIMEMASHITE, baru kita menyebut nama kita, misalnya :
+ watashi wa [nama kita] desu. = Saya (adalah) ...
atau ;
+ watashi no namae wa [nama kita] desu. = Nama saya (adalah) ...
atau kita tidak perlu menggunakan watashi wa/watashi no namae wa ... tapi langsung saja [nama kita] desu.
Contoh :
+ watashi wa agus desu. = Saya agus.
+ watashi no namae wa agus desu. = Nama saya agus.
+ agus desu. = (saya) agus.
+ watashi wa [nama kita] desu. = Saya (adalah) ...
atau ;
+ watashi no namae wa [nama kita] desu. = Nama saya (adalah) ...
atau kita tidak perlu menggunakan watashi wa/watashi no namae wa ... tapi langsung saja [nama kita] desu.
Contoh :
+ watashi wa agus desu. = Saya agus.
+ watashi no namae wa agus desu. = Nama saya agus.
+ agus desu. = (saya) agus.
Setelah menyebutkan nama, untuk lebih
lengkapnya kita boleh juga menyebutkan umur kita, [UMUR] -sai desu,
misalnya :
+ (watashi wa) 17-sai desu. = Umur saya 17 tahun.
+ (watashi wa) hatachi desu. = Umur saya 20 tahun.
Ket : Subyek kalimat (watashi wa) sengaja diberi tanda kurung karena biasanya orang Jepang jarang menyebutkan subyek kalimat khususnya watashi wa berulang-ulang dalam suatu pembicaraan. Mereka lebih suka tidak menggunakannya. Oleh karena itu, jika kita menemukan kalimat dalam Bahasa Jepang tidak menggunakan subyek tapi langsung muncul PREDIKAT, OBYEK atau KATA KETERANGAN, biasanya SUBYEK-nya adalah watashi.
+ (watashi wa) 17-sai desu. = Umur saya 17 tahun.
+ (watashi wa) hatachi desu. = Umur saya 20 tahun.
Ket : Subyek kalimat (watashi wa) sengaja diberi tanda kurung karena biasanya orang Jepang jarang menyebutkan subyek kalimat khususnya watashi wa berulang-ulang dalam suatu pembicaraan. Mereka lebih suka tidak menggunakannya. Oleh karena itu, jika kita menemukan kalimat dalam Bahasa Jepang tidak menggunakan subyek tapi langsung muncul PREDIKAT, OBYEK atau KATA KETERANGAN, biasanya SUBYEK-nya adalah watashi.
Selanjutnya,
kita bisa menyebutkan negara/daerah asal, Misalnya :
+ Indoneshia-jin desu. = Orang Indonesia.
+ Jawa-jin desu = Orang Jawa.
+ Indoneshia-jin desu. = Orang Indonesia.
+ Jawa-jin desu = Orang Jawa.
Selanjutnya,
kita bisa juga kasih tahu bahwa kita karyawan/siswa dari suatu
perusahaan/lembaga tertentu. Untuk membuat kalimat ini, susunannya adalah
sebagai berikut :
[Nama Lembaga/Perusahaan] no [Posisi/Status Kita di Lembaga/Perusahaan Tersebut] desu.
Contoh :
+ Shinjukucenter no sha'in desu. = Karyawan Shinjukucenter.
Ket :
- Shinjukucenter = nama perusahaan.
- Sha'in = karyawan.
+ Indoneshia Daigaku no gakusei desu. = Mahasiswa Universitas Indonesia.
Ket :
- Indoneshia Daigaku = Universitas Indonesia
- Gakusei = siswa/mahasiswa/murid/pelajar
+ Sony no sha'in desu = Karyawan PT Sony.
+ Gajah Mada Daigaku no gakusei desu = Mahasiswa Universitas Gajah Mada
dan sebagainya.
[Nama Lembaga/Perusahaan] no [Posisi/Status Kita di Lembaga/Perusahaan Tersebut] desu.
Contoh :
+ Shinjukucenter no sha'in desu. = Karyawan Shinjukucenter.
Ket :
- Shinjukucenter = nama perusahaan.
- Sha'in = karyawan.
+ Indoneshia Daigaku no gakusei desu. = Mahasiswa Universitas Indonesia.
Ket :
- Indoneshia Daigaku = Universitas Indonesia
- Gakusei = siswa/mahasiswa/murid/pelajar
+ Sony no sha'in desu = Karyawan PT Sony.
+ Gajah Mada Daigaku no gakusei desu = Mahasiswa Universitas Gajah Mada
dan sebagainya.
Setelah
memperkenalkan diri seperti contoh di atas, terakhir kita tutup dengan ucapan DOUZO
YOROSHIKU ONEGAISHIMASU yang biasa diterjemahkan dengan "Senang
berkenalan dengan Anda" atau dalam Bahasa Inggris menjadi "I am
pleased to meet You". Meskipun arti yang sebenarnya adalah "Mohon
terima perkenalan saya ini dengan baik/mohon terima saya dengan baik".
Kadang-kadang ucapan bisa disingkat menjadi DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU, DOUZO YOROSHIKU atau YOROSHIKU saja
Kadang-kadang ucapan bisa disingkat menjadi DOUZO YOROSHIKU ONEGAISHIMASU, DOUZO YOROSHIKU atau YOROSHIKU saja
Sampai disini dulu yah postingan kali int...
semoga bermanfaat.... sampai ketemu di postingan berikutnya yah.... :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar